Semua proyek

Pemeriksaan dokumen · PKM 2026

Administrasi Checker PKM: Pemeriksaan Dokumen

Aplikasi pemeriksa administrasi proposal dan laporan PKM berbasis dokumen .docx, rule engine per skema, konversi PDF, serta OCR untuk lampiran berbasis gambar.

Landing page Administrasi Checker PKM dengan ajakan memeriksa laporan secara otomatis.
Ringkasan proyekAdministrasi Checker PKM
Periode2026
JenisAkademik
PeranFrontend & Admin Contributor
Lingkup kolaborasiFrontend, admin, dan backend pemeriksaan dokumen
AksesWebsite proyek

Pemeriksaan administrasi PKM yang dilakukan baris demi baris memakan waktu dan rawan inkonsistensi, sementara setiap skema memiliki struktur, format, dan lampiran yang berbeda.

Teknologi
  • Next.js
  • FastAPI
  • Python
  • PostgreSQL
  • LibreOffice
  • Google Cloud Vision
  • Merevisi landing page, alur token peserta, pemilihan jenis laporan, dan penyajian hasil pemeriksaan.
  • Mengembangkan overview dan panel admin untuk mendukung operasi pemeriksaan.
  • Menambahkan ekspor PDF serta alur unduh hasil agar temuan dapat dibawa ke proses review.
  • Mendukung pembaruan backend, dokumentasi, dan sinkronisasi kebutuhan antarmuka dengan hasil rule engine.

Ekstraksi dokumen, OCR, dan rule engine merupakan rancangan tim. Fokus kontribusi saya adalah antarmuka peserta, hasil pemeriksaan, panel admin, dan ekspor.

DOCX sebagai sumber struktur

OOXML menyediakan heading, tabel, style, dan metadata yang lebih terukur daripada mengandalkan visual PDF saja.

PDF dan OCR sebagai pelengkap

LibreOffice memvalidasi halaman fisik, sedangkan Vision membantu membaca lampiran yang tersimpan sebagai gambar.

Temuan berjenjang

Hasil pass, warning, dan fail membantu pengguna membedakan pelanggaran pasti dari indikasi yang masih perlu review manusia.

01

Dokumen Word sering memakai style yang tidak konsisten dan lampiran dapat berupa hasil scan.

Keputusan
Menggabungkan ekstraksi OOXML, hasil render PDF, dan OCR berdasarkan jenis pemeriksaan.
Hasil
Cakupan pemeriksaan lebih luas tanpa menganggap satu teknik dapat membaca semua variasi dokumen.
02

Audit produk menemukan pemrosesan sinkron, autentikasi admin lemah, dan persistence yang belum lengkap.

Keputusan
Menempatkan aplikasi sebagai working implementation dan mencatat gap P0/P1/P2 secara eksplisit.
Hasil
Case study tidak mengklaim kesiapan produksi sebelum queue, signed auth, dan lifecycle data diperkuat.
  • Rule dan endpoint diperiksa melalui test backend serta contoh dokumen per skema.
  • Alur token, upload, hasil, admin, dan ekspor diverifikasi sebagai skenario produk utama.
  • Audit PRD membandingkan kontrak frontend, backend, persistence, keamanan, dan batas ukuran upload.
  • Validasi manusia tetap diperlukan untuk temuan ambigu dan kualitas lampiran hasil scan.
  • 01Alur peserta, reviewer, dan admin terwakili dalam aplikasi serta laporan hasil dapat diekspor.
  • 02Rule engine mencakup struktur, format, penomoran, RAB, referensi, jadwal, luaran, dan lampiran.